Minggu, 20 November 2011

Sketsa (Semester 1)

SKETSA
Dosen : Nanang Yulianto
Tanggal : 26, AgustusS 2011

SKETSA
Diambil dari kamus bahasa Inggris “SKETCH” yang berarti rencana, bagan, denah, atau bisa juga disebut gambaran/lukisan pendahuluan. Dalam arti lain juga bisa disebut rencana kasar, gambar ringan, garis besar percobaan atau tanda-tanda pengingat dalam suatu gambar, Juga bisa diartikan sebagai catatan singkat untuk mengemukakan gagasan tertentu.

JENIS-JENIS SKETSA
Sketsa sebagai desaen atau karya terapan.
- Sketsa motif/pola pikir.
- Sketsa pelukis pada kanvas untuk tindak lanjut dalam pengecatan.

ELEMEN-ELEMEN SKETSA
- Garis
- Bentuk
- Gelap terang. Bisa dibantu dengan arsiran, tujuannya supaya terkesan berbentuk tiga dimensi.
- Tekstur atau kesan permukaan suatu bidang.
- Irama
• Pebedaan bentuk, bidang, atau garis.
• Perbedaan ukuran atau dimensi.
• Perbedaan gerak dan ruang.
MEDIUM
- Kanvas, kain, tripleks, hard board, kertas.
- Cat air, crayon, pensil, spidol.
- Konte, arang, tinta.
ALAT
- Kuas.
- Lidi.
- Ball point.
- Pen kodok= pena yang ujungnya dicelupkan ke tinta.
- Rapido= pena yang diisi dengan tinta.
- Drawing pen.
TEKNIK SKETSA
- Contour drawing.
Sketsa dan garis contour atau garis yang tunggal, tegas yang ditarik seakan tidak putus-putus seakan terlihat ekonomis dan praktis.
- Gestur drawing.
• Sketsa berbentuk sugestif
• Tanpa garis bantu yang tegas
PRINSIP-PRINSIP SKETSA
- Menyeleksi pandangan/view.
- Perspektif.
- Naungan= bagian gelap yang masih ada dalam bagian benda.
- Bayangan = bagian gelap yang jatuh dari bagiann benda.
- Penyesuaian media sketsa.
- Aplikasi nada fan fetael untuk memunculkan bentuk dan volume.
Catatan kecil:
- Sketsa tidak perlu rumit yang penting jelas.
- Sketsa itu mendasari mata kuliah lukis, patung, kria seni, dan desaen.
- Macam-macam karya sketsa: desaen, terapan, final.
- Sebuah sketsa itu dinilai dari tingkat gelap terang, dan kejelasan benda.
- Sketsa itu tidak mengenal ada garis yang salah, jadi semua itu benar.
- Arsiran bartujuan untuk memperkuat keberadaan benda, apakah itu di belakang, tengah, maupun di depan.
- Tingkat kedetailan dalam sebuah arsiran menentukan seberapa penting suatu gambar yang ingin di tonjolkan.
- Dasar dari mensketsa adalah dari sebuah garis.
- Garis itu menyalurkan ekspresi diri seseorang,
- Garis dibuat dari kumpulan titik-titik yang dihubungkan.
- Dalam kehidupan berkarya hendaknya mencari dan menentukan bahan yang bisa mengekspresikan diri sendiri.
- Seni itu harus memiliki nilai.
- Dalam mensketsa bisa dengan melihat objeknya langsung atau dari fikiran.
- Untuk bisa sukses dalam kuliah harus bisa mengembangkan diri, tidak hanya sekedar mengerjakan tugas saja.
- Proporsi adalah perbandingan antara suatu objek dengan dang lainnya.
- Erogonomis adalah penyesuaian sesua idengan kebutuhan yang ada.
- Pelukis yang terkenal dalah satunya adalah AVANDI
- Toko alat lukis di TUNAS MEKAR dan GARAMEDIA.

Gambar Bentuk (Semester 1)

GAMBAR BENTUK
DOSEN : SUDARSONO
Objek gambar.
- Benda mati
Geometri dan nongeometri serta draperi.
- Benda hidup
Manusia dengan segala aktifitasnya.
- Draperiarsir menurut bentuk.
Misalnya kain.
Prinsip-prinsip menggambar bentuk.
Ada pada manusia dan lain-lain.
- Anatomi/proporsi
- Gelap terang
- Perspektif
- Draperi
Hanya ada pada manusia
- Mimik wajah
- Pose

Anatomi dan gerak
- Pelajaran anatomi dalam seni rupa itu berbeda dengan anatomi pada bidang kedokteran. Pada seni rupa ditonjolkan aktifitas dan geraknya.
- Gerakan tulang
- Plastisitas dan otot tubuh
- Studi anatomi
- Bagian dalam anatomi
- Garis-garis bantu dalam studi anatomi
• Bisa dibuat dalam skala
• Batasan gerak adalah batasan gerak tulang dan engsel
• 1/7 perbandingan kepala dengan keseluruhan badan
• Proporsi
- Gelap terang
• Bisa dicapai dengan garis
• Bisa dicapai dengan arsir menurut bentuk, titik, serabut, blok.
• Juga bisa dicapai dengan warna
• Arah pencahayaan bisa dilihat dari depan, tengah, samping, dan belakang.
- Perspektif
• Kesan kedalaman pada gambar.
• Konsraksi balok untuk memudahkan menggambar perspektif.
• Membantu menggambar model bisa dengan pensil yaitu sebagai skala.
- Draperi
• Teknik atau cara menggambar lekuk cembungnya suatu benda secara benar dan itu disebabkan oleh.
 Anatomi draperi dan hukumnya
 Jenis dan karakter draperi
 Gelap terang suatu benda
• Hukum-hukum draperi
• Anatomi draperi
- Mimik wajah
Bisa dicapai dengan cara melihat secara langsung
- Pose
Komposisi supaya mempunyai kesan dapat gerak
- Penguasaan teknis
• Alat dan bahan
 Pensil harus lancip
 Kuas dipersipkan kebersihannya
• Penguasaan teknis
 Teknik hitam putih dengan pensil B
 Dengan pastel
 Dengan cat air
 Dengan cat minyak
• Langkah kerja
 Sketsa awal
 Sketsa paripurna
 Gambar model paripurna

Catatan: proporsi adalah perbandingan antara gambar yang satu dengan gambar yang lainnya.

Nirmana Dwi Matra (Semester 1)

NIRMANA DWI MATRA
Dosen : Drs. Tjahjo

- Nir = Tidak
- Mana = Arti
- Nirmana = Tidak ada arti
- Dwimatra = Dua Dimensi
Berkarya dengan dua dimensi yang tidak ada artinya tapi tujuannya untuk mengapresiasikan perasaan. Perasaan yang haqiqi, inilah yang disiapkan dan diungkapkan melalui perasaan.

- Unsur-unsur yang bisa dilihat (elemen visual).
- Menikmati dengan rasa.
- Jangan ada pertanyaan “ini gambar apa ?”
- dalam kehidupan kita terlibaat dalam 3 hal yaitu : Fikiran, Rasa, Aturan. Dari tiga hal tadi tujuannya adalah untuk dapat hidup bahagia.
- Kunci dari semua itu adalah percaya diri.
- Saat belajar seni rupa intinya harus merasa nyaman, kalau tidak merasa nyaman maka berhentilah.

Proses komunikasi ;
Komunitor/penyampai → Media 1 → Pesan → Media 2 → Komunikan/penerima → perubahan (+/-). Perubahan biasanya tidak langsung kelihatan, tapi minimal suatu peruhbahan itu harus ada masuk dalam fikiran.

Elemen Visual:
- Titik/Noktah/Dot.
- Warna.
- Tekstur.
- Bidang/shape.
- Garis.

Titik/noktah/dot. Adalah konsep dalam fikiran, sebenarnya tidak ada. Tapi akan ada bila dinyatakan/diwujudkan. Kalau salah dalam mewujudkan, maka akn ada dua kemungkinan. 1. Salah dalam memahami, 2. Tidak tahu sama sekali. Besar titik sangat tergantung dengan proporsi lingkungannya. Awalnya titik adalah sebuah konsep yang tidak dapat dilihat. Titik sebuah konsep keberadaan beru dapat diindra setelah dinyatakan dan diwujudkan. Sebagai sebuah benda, titik pestilah memiliki wujud. Titik sebagai konsep memiliki sifat “tidak memiliki dimensi”. Titik dapat menciptakan garis dan arah horizontal, verikan, diagonal, diametral (saling bertabrakan). Sederetan titik dapat mencitrakan ilusi didang dan volume, tujuannya adalah bagaimana desaen itu bisa terbaca. Irama adalah satu kesatuan kesan yang ditimbulkan karena ada keteraturan elemen. Repetisi adalah kesatuan yang diulang-ulangi. Gradasi bisa disebut juga “flowing”.

Prinsip disain/struktur desaen :
- Unity/kesatuan.
- Balance/keseimbangan.
- Point of interest.
- Rithme.
- Harmony/keselarasan.
- Kontras.
- Discart.

Nirmana dwi amtra (kamis, 17 september 2011)
Elemen Visual, Variabel Disain
- Hubungan antara produk yang dapat memberi kepuasan batin.
- Loncatan imajinasi dari kenyataan sekarang terhadap kemungkinan yang akan datang. Seberapa banyak itu tergantung pada imajinasi anda.
Unity/Kesatuan
Kehadiran kesan keberadaan antara elemen visual seolah-olah saling memilikiantara satu dengan yang lainnya sehingga disain memiliki tingkat keberadaan yang baik.
Unity dapat dilakukan dengan cara :
1. Repetisi (bentuk diulang-ulang).
2. Mengelompkkan bentuk.
3. Kontinuitas gerak pandang (memiliki arah gerak).
Unity dengan variasi
1. Ukuran.
2. Warna.
3. Kepadatan.
4. Focal point/emphasis/point of interest.
Secara umum focal point terjadi apabila dalam satu disain ada sesuatu yang berdeda.
Cara membuat Focal Point.
• Karena kontras.
• Karena isolasi.
• Karena penempatan.
5. Balance/keseimbangan
Jenis balance :
• Symetri.
• Asymetri. Yaitu ;
 Warna.
 Rekstur.
 Kepadatan.
 Posisi.
 Space.
 Arah pandang.
• Critagolographic/kaladoskopis.
• Balance through crossing = membuat lane dengan cara memindahkan ke sebalahnya.
6. Rhitme/irama
Satu kesatuan impresikrena adanya pengulangan elemen visual.
Problem Rhitme :
• Repetisi/pengulangan.
• Alternatif/selang-selang.
• Gradasi (perubahan bentuk).
• Flowing (perubahan ukurang).
7. Proporsi/perbandingan
Perbandingan antara bagian dengan bagian dengan bagian, dengan keseluruhan gambar dan gambar dengan bidang gambar.

Nirmana dwi matra (kamis, 22 septembar 2011)
- Apapun elemennya harus memberikan kepuasan.
- Loncatan imajinasi daari kenyataan sekarang menuju kemungkinan yang akan datang.
- Dalam berdisain harus ada kepuasan dan memberikan nilai baru .
- Prinsip disain harus harus digunakan selama belajar dan berkarya di seni rupa, karena ini tidak ada akhirnya.
- Prinsip disain adalah pedoman dalam hal apapun.
- Dalam diisain jangan sampai kesalahan, kalaupun ada satu kecelakaan maka itu harus dibikin sesedemikian rupa agar kecelakaan itu menjadi sebuah disain atau dibikin tidak kelihatan.
- Sebagaimanapun diatur jangan sampai ada kesalahan.
- Konsep garis :
• Secara konseptual, sebuah garis terjadi karena adanya sebuah titik-titik yang bergerak dalam ruang dari satu posisi ke posisi yang lain, oleh karena itu garis selalu mempunyai arah.
• Garis mempunyai panjang, arah dan posisi.
• Garis dapat menunjukkan batas wujud ataupun bidang (shape or plane) atau batas.
• Garis lengkung yang diulang (garis restless/grace).
• Garis dapat memberi ilusi kedalaman/ruang, dimensi dan gerak.
• Typografi (deretan huruf).
• Garis terbagi dua yaitu garis lurus dan lengkung.
• Kenyataan itu bukan apa yang kita lihat, tapi adalah apa yang kita fikirkan.

Kamis, 29 september 2011
- Sesibuk apapun manusia pasti memiliki waktu untuk merenung, maka gunakanlah waktu tadi untuk kegiatan yang lebih bermanfaat.
- Empty is by designe. Kekosongan adalah kerena disain.
- Dirmana dilatih untuk melatih mata secara visual.

Bentuk jenis bidang
- Jenis bentuk bidang ada dua, yakni bidang dengan bentuk geometris dan bidang dengan dengan bentuk biomorphic.
- Bidang geometris adalah bidang yang bentuknnya tertentu dan terukur.
- Bidang biomorphic adalah bidang yang bentuknya bebas, mempunyai bentuk zat hidup dan tidak teratur.
Shape = plane
Biomorphic = grapik yang hidup

Bentuk geometri murni bidang yaitu; segitiga, kotak, dan bulat.

Pengembangan bentuk bidang dengan menambahkan atau menggabungkan antara bidang yang satu dengan bidang yang lain.

Bentuk bidang biomorphic adalah tidak rata.

Bobot visual bidang
- Bobot visual bidang terjadi karena:
• Tebal tipisnya outline.
• Intensitas warna.
• Desnity/kepadatan texture yang bisa dibuat karena garis antar titik.
o Kalau garis yang menyambung antara ujung dengan ujung yang lain maka itu disebut dengan bidang.
o Bidang punya dimensi panjang dan lebar juga mempunyai arah.
o Arah pada bidang dapat memberikan kesan ruang.

Kamis, 6 Oktober 2011
- Desaen berangkat dari fikiran kita, kalau tidak jelas maka karyanyapun akan tidak jelas.
WARNA
- Yang paling penting dalam warna adalah bagaimana warna warna itu dan bagaimana memainkannya.

Sebagai bagian dari elemen tata rupa, warna memegang peranan sebagai sarana untuk mempertegas dan memperkuat kesan atau tujuan dari sebuah karya desain. Dalam perencanaan corporate, dentity, warna mempunyai fungsi untuk memperkuat aspek identitas. Lebih lanjut dikatakan oleh Hanry Fuss, bahwa warna digunakan dalam simbol-simbol grafis untuk mempertegas maksug dari simbol-simbol tersebut. Sebagai contoh adalah penggunaan warna merah pada segitiga pengaman, warna yang digunakan Traffig Light merah untuk berhenti, kuning untuk bersiap-siap, dan untuk jalan. Dari contoh tersebut ternyata pengaruh warna mempu memberikan inspirasi yang cepat dan kuat.
Kemampuan warna menciptakan inspirasi mampu menimbulkan efek-efek tertentu. Secara psikologis diuraikan Oleh j.Linschoten oleh Drs. Mansqur tentang warna sebagai
- Warna bisa digunakan sebagai sandi politik.
- Warna bisa menciptakan tempat dan daerah.
- Jepaang pasti memilih warna yang cerah.
- Belanda = kecoklatan.
- Jakarta = kebiruan.
- Warna menjadi ciri khas, dan selera daerah tertentu.
- Warna memunyai gelombang cahaya yang berbeda.
- Warna akan memperngaruhi pandangan orang.
- Eropa pada musim dingin akan banyak memakai warna orange arna akan dapat membuat cahaya.
- Impresi = kesan.
- Semua warna akan menimbulkan kesan.
- Kalau lagi sedih pakai warna biru, hitam karena akan menciptakan kesan yang dalam.
- Warna hitam akan memberikan kesan kuat dan kokoh.
- Warna memperngaruhi perilaku.
berikut Warna-warna itu bukanlah suatu gejala yang hanya dapat diamati saja, warna iitu mempengaruhi kelakuan. Memegang peranan penting dalam penilayan estetis dan turut menentukan suka tidaknya kita akan bermacam-macam benda.........
Dari pengamatan diatas dapat dijelaskan bahwa warna selain hanya dapat dilihat dengan mata ...........
Berikut kami sajikan potensi karakter warna yang mempu memberikan kesan pada seseorang sbb ;
1. Hitam, sebagai warna yang tertua (gelap) dengan sendirinyamenjadi untuk sifat gulita dan kegelapan (juga dalam emosi).
2. Putih, sebagai warna yang paling ternag. Melambangkan cahaya dan kesucian.
3. Abu-abu, merupakan warna yang paling netral dengan tidak adanya sifat atau kehidupan spesifik.
4. Merah, bersifat menakutkan, eksponsif (meluas), dominan (berkuasa), aktif dan vital (hidup).
5. Kuning, dengan sinarnya yang bersifat kurang dalam, merupakan dari hal-hal atau benda yang bersifat cahaya momentum atau mengesankan sesuatu.
6. Biru, sebagai warna yang menimbulkan kesandalamnya sesuatu (diedipte). Sifat yang tak terhingga dalam transeden, disamping itu memiliki sifat tantangan.
7. Hijau mempunyai sifat keseimbangan dan selaras membangkitkan ketenangan dan tempat menimbulkan daya-dara baru.
warna menjadi 3 hal :
1. Hue, adalah istilah yang digunakan untuk menampilkan nama dari suatu warna menjadi merah, biru, hijau, dsb.
2. Value, adalah dimensi kedua atau mengenai terang gelapnya warna. Contohnya dalah tingkatan warna dari putih hingga hitam.
3. Intensity, seringkali disebut chroma, adalah dimensi yang berhubungan dengan cerah atau seragamnya warna.
- Warna ada yang padat dan ada yang kusam, padat adalah kuat.
Warna/colour.
- Hue/ nama warna.
- Intensitas.
- Warna = primer, secunder, tersier.
- Six standar colour.
- Warna complomenter dan warna analogous.
- Perpaduan warna dalam skema brewster yang posisinya saling berdekatan.
- Didalam memadukan warna komplomenter jangan di dalam kesatuan bidang yang sama.
- Jangan tanyakan dari mana ia, tapi tanyakanlah kemana ia. Ini adalah konsep mencari teman di dalam hidup.
- Warna analogous adalah warna yang senada, sedangkan komplomenter adalah wanra yang berlawanan.
TUGAS UNTUK WARNA
- WARNA PRIMER (TITIK, GARIS, BIDANG)
- WARNA SECONDAIR (TITIK, GARIS, BIDANG)
- SIX STANDAR COLOUR (BIDANG)
- SIX STANDAR COLOUR ON TEXTURE
- SIX STANDAR COLOUR UNDER GLASS/ GLASSING.
- TINT COMPOSITION.
- SHADE COMPOSITION.
- ANALOGOUS COLOUR.
- TEXTURE SEMU.
Kamis, 10 nov 2011

- Desain = Elemen visual, variasi disain, prinsip disain, keterampilan.
- Diskors = kontras yang extrim.
- Dalam suatu unsur ada unsur utama, tapi ad ajuga unsur pendukung.

Pengetahuan Seni Rupa (Semester 1)

DOSEN                    : EDI KURNIADI
E-MAIL                    : ESTETIKA@UNS.AC.ID
                                  EKURNIDI@ROCETMAIL                
NO TELP                 :08122622507

·         Apakah seni rupa itu indah?
Ya, karena walaupun sedikit, harus ada komposisi dan sebagainya, serta nilai keindahan itu terdapat di dalam alam fikiran yang paling luas.
·         Apakah harus dibuat oleh tangan manusia ?
          Ya, karena sesuatu yang dikelola dengan tangan disebut karya seni. ..............[baca selengkapnya di faragraf yang akan datang]
v  Pengetahuan (knowledge)
Pengenalan akan sesuatu. Disini akan dipelajari tentang penjelasan terhadap apa yang dipandang sebagai fakta, kebenaran atau kewajiban. Hal-hal yang ada dalam kesadaran (keyakinan, gagasan, fakta, bayangan, konsep, paham, ataupun pendapat) yang dibenarkan dengan cara tertentu. Pengetahuan merupakan proses kehidupan yang diketahui manusia langsung dari kesadaran diri. Dalam arti khusus pengetahuan berarti semua kehadiran internasional objek dalam subjek, sedangkan dalam arti sempit yaitu hanya putusan yang benar dan pasti banar.
v  Kebudayaan
Budaya berati keseluruhan gagasan dan (hanya manusia) yang harus dibiasakan dengan belajar   beserta keseluruhannya.
Isi dari semua kebudayaan adalah sistem religi dan upacara kemasyarakatan, sistem organisasi kemasyarakatan, sistem kemasyarakan, bahasa, kesenian, sistem mata pencarian hidup, sistem teknologi dan peralatan.
v  Kesenian (seni mayor)
1.       Seni sastra
2.       Seni pertunjukan
3.       Seni rupa
4.       Seni musik
Catatan: buku yang dapat di beli buat menunjang kuliah: TRILOGI SENI Penciptaan Ekstensi dan Kegunaan seni.
v  Kebudayaan (koentjaroningrat)
·         Keseluruhan gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakan dengan belajar, beserta keseluruhan dari hasil budi dan karya itu sendiri.
·         Sansekerta : Budhaya, bentuk jamak dari budi atau akal.
·         Perkembangan dari majemuk budi-daya artinya dari budi atau kekuatan akal.
·         Latin : Colore/mengolah, mengerjakan.
·         Culture : Segala daya menusia mengolah alam.

v  PERADABAN
·         Sejajar dengan kata asing avization.
·         Biasanya dipakai untuk bagian atau unsur-unsur kebudayaan yang halus atau indah seperti kesenian, ilmu pengetahuan, sopan santun atau sistem pergaulan yang kompleks.
·         Untuk menyebut suatu kebutuhan adalah sistem kebutuhan yang mempunyai sistem teknologi, seni bangunan, seni rupa, sistem kenegaraan, dan ilmu pengetahuan yang maju dan kompleks.

v  3 WUJUD KEBUDAYAAN
1.       Wujud ideal/kompleks dari ide-ide gagasan, nilai, dan norma-norma peraturan.
2.       Wujud kelakuan/kompleks dari kelakuan menusia dalam masyarakat.
3.       Wujud fisik dari kebudayaan/budaya-budaya dari hasil karya manusia.

v  ISI DARI SEMUA KEBUDAYAAN
1.       Sistem religi dan upacara kemasyarakatan.
2.       Sistem organisasi kemasyarakatan.
3.       Sistem pengetahuan.
4.       Bahasa.
5.       Kesenian.
6.       Sistem mata pencaharian hidup.
7.       Sistem teknologi dan peralatan.

v  SENI RUPA
                Pengertian Seni, Apakah Seni Itu?
1.       Kemahiran (Skill).
2.       Kegiatan manusia (Human Activity).
3.       Karya seni (Work of Art).
4.       Seni indah (Fina Art).
5.       Seni penglihatan (Visual Art).
Tugas: Bikin karya tulisan dengan menggunakan kalimat yang sesuai sengan kalimat di atas (1,2,3 dan,5)

KATA MUTIARA
Bila antar teman seperti angsa, alagkah angkah bahagianya !
                 Bila anda sekarang berada di Negara 4 musim, kadang anda melihat angsa terbang dengan formasi “V”, evisiensi “group” akan naik sebesar 71% dibanding terbang sendiri.
Pelajaran 1:
                Bekerja secara team bergerak ke arah tujuan yang sama membuat kita mencapai tujuan lebih ringan. Ketika salah satu angsa meninggalkan formasi, apa yang terjadi ? ... Dia akan mengalami daya tahan udara yang besar, dan kesulitan terbang sendiri. Akhirnya dia dengan cepat akan kembali ke “formasi” untuk berbagi efek terbang dalam formasi.
Pelajaran 2:
Selain kompak alam team yang bergerak ke satu arah akan membutuhkan lebih sedikit energi, iya akan lebih mudah dan lebih menyenangkan untuk mencapai tujuan. Setian anggota akna merasa berkewajiban untuk menolong sesama. Ketika team leader kelelahan apa yang terjadi ? ... Dia kan berpindah ke ujung formasi “V”....
Pelajaran 3:
                Berbagai kepemimpina harus didasari :
·         Saling hormat dan saling percaya di antara anggota setiap saat.
·         Saling berbagi tugas atau masalah yang paling berat.
·         Pusatkan kemampuan dan bakat team untuk memecahkan masalah.
Angsa terbang dalam dormasi “V” sambil berkotek-kotek hal ini akn memberi semangat terbang.
Pelajaran 4 :
                Bila ada semangat dan “penyemangat” kecepatan penyelesaian pekerjaan akan lebih besar.
Keberadaan “penyemangat” akan selalu memotifasi, menolong, menguatkan, dan akan menghasilkan kualitas yang baik. Ketika salah satu angsa sakit atau kelelahan, dia akan tertinggal dan keluar dalam formasi, apa yang terjadi ? ... Maka beberapa angsa akan keluar juga dari formasi dan membentuk formasi yang baru untuk menolong dan mengawal dia sampai dia sehat kembali.
Plajaran 5 :
                Tinggallah berdampingan dengan yang lain apapun perbedaan kita lebih-lebih pada waktu kesulitan dan tantangan yang besar.
Jika kita kompak dan saling mendukung, jika kita saling memotivasi maka akan terjadi kerja sama yang baik. MY FRIENDS, LET’S BE LIKE THE GOOSE!!

[Rabu, 21 september 2011]
v  Seni sebagai kemahiran
·         Kata “Art” yang berasal dari bahasa latin “Ars” yang berarti kemahiran. Art yang berarti kemahiran artinya menyambung atau menggabung.
·         Seni dalam arti yang paling dasar berarti kemahiran atau kemampuan, batasan ini sesuai dengan kata asalnya Ars ataupun Kusnt.
v  Seni sebagai kegiatan menusia
·         Kegiatan yang dirancang untuk mengubah bahan-bahan alamiah menjadi benda berguna ataupun indah (seni kegiatan dan seni murni).
·         Seseorang secara sadar mulai tanda-tanda lahiriyah menyampaikan perasaan kepada orang lain.
·         Menyampaikan sebuah realita baru sebagai sebuah dunia kecil yang mencerminkan kebulatan dunia besar.
Seni terapan dirancang untuk kegunaannya.
v  Seni sebagai karya seni
·         Seni meliputi setiap benda yang dibuat oleh manusia yang dilawankan dengan benda-benda dari alam.
·         Adanya pembagian proses dan produk, seni dapat diartikan sebagai kegiatan sedangkan hasilnya diisebut karya seni.
Manusia harus mengelola seni dengan tangannya.
Kalau sesuatu yang dikelola dengan tangan disebut karya seni.
v  Seni sebagai fine art
·      Seni yang diartikan dengan pembuatan benda-benda dengan kepentingan etnis yang berbeda dengan seni guna atau seni terapan semacam pakaian, senjata, mobil dan sebagainya (yayan krikorian).
Seni tidak mengenal kata sadis.
Seni tujuannya menghaluskan jiwa.

v  Pengertian seni
·      Seni adalah segala macam keindahan yang diciptakan oleh manusia (Sudarso Sp).
·      Segala sesuatu yang dilakukan menusia bukan atas dorongan kebutuhan pokoknya, melainkan apa saja yang dilakukan semata-mata kehendak akan kemewahan, kenikmatan, ataupun kebutuhan spiritual (Everyman Encyclopedia).
·      Seni merupaakan produk keindahan yang dapat mengarahkan manusia lain yang melihatnya (Ki hajar Dewantara).

v  Seni sebagai Visual Art
·         Seni yang dikaitkan dengan penglihatan/meta. Dalam hal ini dimaksudkan adalah seni arsitektur. Bahwa kata seni lazim dihubungkan dengan seni yang bercorak penglihatan (Herbert read).
§  Seni rupa harus dapat dilihat.
§  Kalau robot yang bisa menari itu bukan seni namanya.
§  Karya seni adalah sesuatu yang dapat dilakukan/mengendalikan perasaan.
·         Seni adalah kegiatan rohani yang merefleksikan kenyataan pada  suatu karya yang berkat bentuk dan isinya mempunyai daya untuk membangkitkan pengalaman tertentu dalam alam rohani sipenerimanya (Akhadiat. A. Kartamiharja).
·         Seni adalah alat buatan menusia untuk menimbulkan efek-efek psikologis bagi manusia yang melihatnya (Thomas Munro).
·         Soedarso Sp dalam kesimpulannya.....
·         Seni adalah hasil karya manusia yang mengkomunikasikan pengalaman-pengalaman batin tersebut disajikan dengan indah dan menarik sehingga memberikan atau  merangsang timbulnya pengalaman batin pula pada menusia lain yang menghayatinya. Kelahirannya tidak didorong oleh hasrat pemenuhan kebutuhan pokok, melainkan usaha untuk melengkapi dan menyempurnakan derajat kemurniannya memenuhi kebutuhan yang spiritual sifatnnya.
[Rabu, 5 oktober 2011]
v  Seni mayor dan seni minor.
·         Seni mayor= seni murni/ekspresi seni.
·         Seni minor= mempunyai tujuan dan kegunaan alat, kebutuhan ,dsb.
·         Seni mayor meliputi seni rupa, seni musik, seni partunjukan, dan seni kesusastraan.
·         Seni minor mencakup semacam perabotan dari kayu, tembikar, permadani, ukir-ukiran, perhiasan dari emas, kerajinan kulit dan sebagainnya.
·         Seni dan pembuatnya selalu menjadi satu, pembuatnya adalah pengrajin.
·         Dalam seni rupa itu harus mempunyai kemahiran, kalau tidak ia tidak akan bagus dalam membuat sesuatu karya seni.

v  Fine art.
·         Fine art, merupakan seni murni yang dalam penciptaannya sebagai ungkapan ekspresi senimannya tampa mempertimbangkan kegunaan praktis.
·         Aplied art, merupakan seni terapan, selain bentuknya yang indah juga masih terikat dengan unsur pemakayan.

v  Sifat dasar seni.
Dalam buku “the liang gie (garis besar filsafat keindahan)”
·         Sifat kreatif, merupakan serangkayan segala kegiatan menusia untuk selalu menciptakan nilai-nilai baru.
·         Sifat indifidual, sifat indifidual hadir dalam seni modern, bukan seni untuk raja, atau seni anonim tidak jelas penciptanya.
·         Bersangkutan dengan perasaan, seni harus dapat memancin perasaan penghayatnya, berdasarkan takaran estetis bukan kegunaan praktis.
·         Keabadian, merupakan suatu relita behwa karya seni tesebut masih ada walaupun senimannya telah meninggal.
·         Sifat semesta, seni senantiasa merupakan bahasa ungkapan perasaan yang hadir di berbagai ruang dan waktu.
[Rabu, 12 Oktober 2011]
v  Macam-macam seni yang tumbuh di masyarakat.
·         Seni rakyat, merupakan seni yang dibuat oleh pewaris tradisi yang sudah ada, dalam kebiasaannya seperti membuat gerabah, perabot rumah tangga, ukir-ukiran, dll.
o   Untuk kebutuhan pribadi.
o   Kesenian yang dikeluarkan oleh suatu daerah yang belum maju (teknologi).
o   Dihasilkan oleh rakyat, umumnya pedesaan.
·         Seni masa, perkembangan dunia teknik produksi yang disertai dengan media komunikasi masa, media telavisi, bioskop, dll.
o   Seni yang sudah dikemas menjadi lebih baik.
·         Seni indah, seni terikat dengan upaya dalam memvisualkan bentuk-bentuk baru dan arah keindahan menjadi tujuan bukan menjadi kebutuhan.

v  Aliran di dalam seni rupa.
1.       Aliran primitif, penuh spontanitas, mirip seperti karya anak-anak, sederhana, tidak bertele-tele, mengesampingkan kesan perspektif, disinyalir untuk kepentingan ritual magis, belum mendapat pengaruh dari dunia luar.
2.       Aliran klasik, mengambil dari alam klasik dengan sifatnya terkait dengan generalisasi, kemegahan, ide cenderung pada rasional dalam penampilan yang tenang, dan cenderung kaku.
3.       Aliran romantik, diambil dari cerita roman, pembuat heroik, tragedi dahsyat, atau kejadian dramatis.
4.       Aliran realis, menggambarkan alam tampa ilusi, bertolak pada ketajaman mata, apa adanya, terkadang apa yang dilukiskan dipertajam.
5.       Aliran naturalisme, menggambarkan sebenarnya/senyatanya, namun cenderung menangkap bentuk luar, khususnya yang indah-indah.
6.       Aliran ekspresionalisme, didefinisikan sebagai kebebasan melahirkan emosi dan sensasi dalam kebebasan distorsi dan warna yang dihubungkan dengan pethos, kekerasan, dan tragedi. Objek merupakan media yang baik untuk menuangkan emosi.
7.       Aliran impresionisme, berusaha menampilkankesan optis, penuh dengan warna.
8.       Aliran kubistik, menyederhanakan dalam bentuk-bentuk geometris, objek dianalisa menjadi fasat-fasat, unsur perspektif diabaikan kadang berubah nampak dari samping , dari depan ataupun dari belakang.
9.       Aliran dadaisme, pada umumnya boleh dikatakan  aliran ir........... menolak semua hukum seni dan keindahan, ekspresinya dalam bentuk mistik, dan terkadang menimbulkan kesan keanehan.
10.   Aliran suryalisme, pada umumnya mengangggap sebagai tampilan dunia mimpi, suryalisme ekspresif seniman secara tidak sadar melahirkan bentuk-bentuk atas simbol-simbol pembendaharaannya di masa lalu, realisme murni seniman menggunakan teknik-teknik akademik untuk menciptakan ilusi yang absurt.
11.   Aliran abstrak, merupakan aliran yang menampilkan bentuk yang tidak ada kemiripan dalam alam, seringkali disebut non figuratif.
[Rabu, 26 oktober 2011]
v  Komponen Seni.
1.       Subjek matter/tema.
2.       Bentuk/totalitas karya.
3.       Isi/kualitas arti.
§  Isi terletak pada pandangan si penghayat.
§  Setiap penghayat mempunyai isi yang berbeda-beda.
§  Tujuannya adalah bagaimana ide sang pencipta itu bisa diterima dan diterjemahkan oleh orang lain.
§   
v  Prinsip organisasi bentuk.
·         Pernyataan unsur-unsur seni yang mengarah terciptanya suatu bentuk yang mengandung makna, menarik, dan bernilai.
·         Beberapa prinsip yang digunakan antara lain repetisi, harmoni, balance, dll.
o   Harmoni, yaitu ketidakseimbangan atau keselarasan.
o   Balance, adalah keseimbangan.
o   Repetisi, adalah pengulangan bentuk.

v  Persoalan bahan.
·         Medium, merupakan suatu material karya atau yang disebut bahan, pada karya seni terkadang merupakan perpaduan atau ramuan dari barbagai macam bahan.
o   Seniman harus menguasai alat-alat dan bahan.
o   Media bertujuan untuk menerjemahkan apa yang difikirkan (ide dan gagasan).

Jagad joged jawi.
·      Parjalanan panjang talah dilalui dunia dari jawa hingga mencapai puncaknya sebagai seni Adikihung.
·      Tanggal 12 februari 1755 perjanjian Biangti dan tahun 1757 perjanjian sala tiga, sangat berpengaruh terhadap perjanjian juged Surakarta.
·      Dikalangan kraton, tari merupakan bertuk budaya yang sangat berpengaruh..........


v  Apresiasi.
·          “apretiate”; (Belanda), atau “apretiation”; (Inggris).

·         Mengerti dan menyadari sepenuhnya bentuk suatu hasil karya seni serta sensitif terhadap segi-segi estetikanya, sehingga mampu menikmati dan menilai karya tersebut dengan semestinya.
·         Suatu usaha untuk memberikan kesempatan kepada warga masyarakat untuk menjadi kaya jiwanya dan sehat rohaninya, karena terisi dengan pengalaman positif.
·         Menurut Sucanne K Lengger, seni memiliki nilai edukatif, karena menyimpan konsepsi keindahan dan menanamkan konsepsi tersebut dalam perasaan penghayat atau masyarakat.
·         Seni telah memberikan arti bagi kehidupan, kepuasan, serta kenikmatan bagi manusia.
·         Secara umum apresiasi berarti mengerti serta menyadari sepenuhnya sehingga mampu menilai sebagaimana mestinya.
·         Apresiasi sering dikaitkan dengan suatu penghargaan.
·         Untuk mengadakan apresiasi diperlukan sikap yang tidak menghubung-hubungkan karya dengan faktor kegunaan, serta bahan-bahan penganalisisan. Apresiasi berarti kesenangan atau suatu tampa pamrih di luar benda itu senidiri (mulyadi, 2000, 54).
·         Apresiasi itu adalah penghargaan terhadap suatu karya seni, tingkat sosial, dll.
·         Apresiasi adalah menghargai  bahwa hal itu bermanfaat.
·         Pameran gunanya untuk mengapresiasikan karya seni kepada masyarakat.
·         Hal yang paling penting adalah kepekaan terhadap apresiasi.
·         Apresiasi itu dipengaruhi oleh tingkat pendidikan seseorang.
·         Pengamatan seni dipengaruhi oleh;
Ø  Pengalaman penghayat (latar belakang penghayat yang dimaksud adalah tingkat pendidikan dan latar belakang sosial serta daerah asal penghayat.
Ø  Situasi (tempat dan waktu penghayatan).
Latar belakang yang berbeda tidak akan bisa untuk saling menghargai.

v  Problem
·         Sementara orang beranggapan bahwa menilai dengan semestinya tergolong menjadi hal yang terlalu berat bagi orang awam.
·         Apresiasi sama dengan “sharing artist’s experiens”. Ikut serta merasakan apa yang dialami oleh seniman pada waktu mencipta.
·         Yang sulit adalah hanyut saat seniman mencipta.
  
v  Susunan seni.
·      Setiap karya seni pada dasarnya merupakan suatu hal ramuan atau komposisi dari sejumlah unsur yang bersama-sama menunjukkan karya seni.
[Rabu, 9 november 2011]
·      Seorang seniman bisa membuat karya seni walaupun bukan dia yang membikinnya (dibuat oleh orang lain), tapi dalam artian dia bisa memberikan ide yang dapat diterjemahkan oleh orang lain.
·      Seniman harus menpunyai integrasi yang memadai, skill, dan kemampuan.
·      Seniman dapat membikin suatu benda menjadi beberapa disain atau beberapa model.
·      Kerajinan kegunaannya adalah kemiripan benda.
·      Benda seperti motor, mobil, dan sebagainya  adalah industrial art, bukan kerajinan.
·      Kalau menjadi seorang guru kemudian mengadakan ujian kepada murid, maka hendaknya ia memberikan jawaban yang benar setelah ujian itu selesai (pertemuan selanjutnya).
v  Cabag-cabang seni rupa
1.       Seni lukis, berupa pangungkapan pangalaman artistik seniman pada bidang dan dimensi (hanya dinikmati dari satu arah saja atau dari depan). Pada kenyataannya akan dijumpai batas-batas tipis dengan menggamar, ilustrasi, dan sketsa. Melukis bisa diibaratkan dengan mengubah gambar dari apa yang digambar (sesuai dengan khayalan).
2.       Menggambar, adalah membuat suatu hal yang nyata atau kemiripan atas apa yang digambar terhadap gambaran itu sendiri.
3.       Ilustrasi, menjelaskan apa yang digambar.
4.       Seni Patung, Merupakan pengungkapan ekspresi artistik seniman pada bidang tigadimensional, sehingga memungkinkan untuk dihayati dari beberapa sudut, namun ada pula yang hanya dapat dihayati dari satu arah saja, yaitu relif.
5.       Seni grafis, adalah satu cabang seni rupa yang erat kaitannya dengan masalah cetak mencetak, sebagai upaya untuk memperbanyak karya. Dapat pula relief print, ........ print, planographic print, dan stencil print.
6.       Seni kriya, merupakan seni yang memerlukan kekriyaan atau crafmanship yang tinggi, hal ini tidak berarti bahwa seni kriya tidak memerlukan kreasi dan ekspresi, akan tetapi karena derajat kekriyaan yang diperlukan begitu rumitnya, sehingga ekspresi menjadi terdorong kesamping (Soedarso Sp, 2006).
7.       Seni kerajinan, merupakan jenis keterampilan yang dapat menghasilkan barang-barang yang bermutu seni. Jadi, hasil dari kerajinan tersebut sesuai dengan keindahan sehingga membentuk suatu barang yang indah dan menarik (Suprapto, 1984:11).
8.       Kerajinan, adalah jenis keterampilan yang menghasilkan barang-barang perabotan, kesan yang bermutu kesenian (ensiklopedia, 1998 ; 180). Selanjutnya Suasarno (1079; 15) kerajinan berarti pekerjaan merubah barang menjadi lebih baik, halus, dan mempunyai kegunaan.
v  KARYA SENI
5 Pertanyaan pokok;
1.       Karya seni itu mengenai apa ?
2.       Karya seni itu terbuat dari apa ?
3.       Bagaimana cara menyusunnya ?
4.       Apakah hasil dari organisasi itu ?
5.       Bagaimana pengaruh bentuk terhadap penghayat ?
[Rabu, 16 november 2011]
1.       Visual form (benda seni objektif).
2.       Aesthetic structure (hasil pengamatan terhadap benda seni/subjektif).
·         Secara visual gamber tidak akan berubah, tapi dari hasil pengamatan maka tiap orang pasti berbeda-beda.
·         Kreasi dan apresiasi adalah pencetus dan penghargaan.